TIGATEAM.COM

Thursday, January 4, 2018

PIAGAM GUMI SASAK : PERPADUAN ANTAR BERBAGAI BUDAYA LOKAL

 Halo semua... 
    Ketemu lagi, kali ini mimin mau ngasih tau hal yang wow.. berhubungan dengan budaya nih..  Budaya yang ada di indonesia, tepatnya di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tau Lombok kan? itu lho.. yang terkenal dengan tempat wisata Gili-gilinya yang terkenal itu. Nah kali ini kita akan membahas tentang PIAGAM GUMI SASAK ada yang pernah denger? nih mimin jelasin dikit tentang PIAGAM GUMI SASAK . 
    Jadi pristiwa ini merupakan sebuah pristiwa bersejarah yang dimana berkumpulnya tiga suku di wilayah NTB yakni suku Sasak, suku Bima, dan suku Sumbawa terjadi pada tanggal 26 Desember 2015. Mereka membahas mengenai kebudayaan yang ada di NTB, dan pada hari itu berkumpul berbagai tokoh-tokoh masyarakat dari ketiga suku tersebut. Peristiwa ini dilakukan oleh para tokoh-tokoh masyarakat tersebut untuk meluruskan pandangan masyarakat mengenai kebudayaan yang ada di NTB. Ini mimin kasih lihat penampilan dari PIAGAM GUMI SASAK itu

Buat lebih jelasnya, nih mimin kasih tau isinya, ini hasil dari ngelihat gambar yang kecil itu ya.. jadi kalau ada yang salah tulis dimaklumi ya...







PIAGAM GUMI SASAK

BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIM
     Menjadi bangsa Sasak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT dan generasi mendatang. Menunaikan amanah Sasak itu sejatinya merupakan matarantai sejarah kemanusiaan, melalui simbol-simbol yang diletakkan dalam pemikiran bangsa Sasak yang terhampar di Gumi Paer. Simbol-simbol yang diletakkan itu merupakan tanda-tanda yang terbaca yang membawa kembali menuju jati dirinya yang sebenarnya.
Perjalanan sejarah bangsa Sasak yang diwarnai oleh hikmah yang tertuang dalam berbagai bencana yang menenggelamkan, mengaburkan , dan menistakan keluhuran  budaya Sasak. Berbagai catatan penekanan, pendangkalan makna, pengetahuan jati diri, sampai pembohongan sejarah dengan berbagai kepentingan para penguasa yang masih berlangsung hingg saat ini, melalui pencitraan budaya  dan sejarah bangsa yang ditulis dengan perspektif dan kepentingan kolonialisme dan imperialism modern. Hal itu telah membuat bangsa ini menjadi bangsa inferior yang tak mampu  tegak di antara bangsa-bangsa  lain dalam rangka menegakkan amanat kefitrahannya sebagai  bangsa. Sadar akan hal tersebut, kami anak-anak bangsa sasak mengumumkan PIAGAM GUMI SASAK sebagai berikut :

Pertama
Berjuang bersama menggali dan menegakkan jati diri bangsa Sasak demi kedaulatan  dan kehormatan budaya Sasak
Kedua
Berjuang bersama memelihara, menjaga dan mengembangkan khazanah intelektual bangsa Sasak agar terpelihara kemurnian kebenarannya, kepatutan, dan keindahannya sesuai dengan roh budaya Sasak.
Ketiga
Berjuang bersama menegakkan harkat dan martabat bangsa Sasak melalui karya-karya kebudayaan yang membawa bangsa Sasak menjadi bangsa yang maju dan menjunjung tinggi nilai religiusitas dan tradisionalitas.
Keempat
Berjuang bersama membangun citra sejati bangsa Sasak baru dengan kejatidirian yang kuat untuk menghadapi tantangan peradaban masa depan.
Kelima
Berjuang bersama dalam satu tatanan masyarakat adat yang, bersatu dan berwibawa dalam bingkai Negara Kesatuan Repuplik Indonesia.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan serta memberkahi perjalanan bangsa Sasak menuju kemaslahatan seluruh umat manusia.
Mataram, 14 Mulut tahun Jimawal 1437/H

26 Desember 2015 


Ditandatangani bersama :
Drs.H. Lalu Azhar
Drs. H. Lalu Mujtahid
Drs. Lalu Baiq Windia M.Si
TGH. Ahyar Abduh
Drs. Haji Husni Mu’adz MA., Ph. D
Dr. Muhammad Fajri, M.A
Dr. H. Sudiman M. Pd
Dr. Jamaludin, M. Ag
Dr. Lalu Abd. Kholik, M.Hum.
Drs. H. A. Muhit Ellepaki, M. Hum
Dr. H. L., Agus Fathurraman
Munzirin, SH
L. Ari Irawan, SE., S. Pd., M. Pd.


Nah gimana? sesuatu banget kan? 
Kalau mau lihat videonya bisa di klik Di sini


Sekian dulu ya..., sampai ketemu lagi..
Share:

0 komentar:

Tigateam.com

Labels