TIGATEAM.COM

Friday, December 29, 2017

KEAGUNGAN

Halo semua..  kali ini admin mau kenalin nih, sebuah bangunan yang masih terjaga hingga saat ini, padahal bangunan ini udah ada sejak pemerintahan kerajaan dulu lho... Bangunan ini bernama pura mayura yang terletak di Taman Mayura Lombok, Nusa Tenggara Barat. Admin sempat mampir ke pura ini untuk mencari tahu seperti bagaimana sih bentuk dari pura mayura yang terkenal itu. nah penamapakannya bisa kalian lihat di bawah.




Gimana? keren kan?  pada saat kalian masuk di kawasan mayura ini, kalian akan nemuiin berbagai macam ornamen khas agama hindu, serta kolam yang gede banget..  nah untuk masuk ke kawasan ini, kalian akan dikenakan sebuah selendang yang di pandu oleh seorang pemandu wisata disana. Setelah dijelasin berbagai bangunan serta cerita yang ada, selanjutnya kita bisa keliling tuh sesuka kita di sekitar taman mayure. berhubung admin tertarik dengan pura-pura yang ada di taman itu, akhirnya admin memutuskan untuk masuk dan bertanya-tanya tentang pura tersebut ke pemuka agama yang ada disana. Dan ternyata sungguh waaahhh... banyak banget sejarahnya, dan nilai-nilai kebudayaannya yang ada.
Menurut admin, pura ini harus bener-bener dijaga, karena nilai budayanya yang banyak, ada banyak ornamen-ornamen yang terukir berupa perncampuran budaya sasak,bali hingga jawa lho.. Bagi yang belum tautentang pura, nih admin jelasin dikit biar paham.
Pura merupakan tempat suci Umat Hindu. Pura biasanya didirikan di tempat yang sekelilingnya asri seperti laut, gunung, goa, hutan dan sebagainya. Tempat suci menurut Hindu mempunyai dua pengertian yaitu tempat suci karena kondisi alam (sendirinya) dan tempat suci karena disucikan atau dibangun. Tempat suci karena sendirinya adalah puncak gunung, sumber mata air. Sedangkan tempat suci yang dibangun adalah Pura.
Nah Mayura merupakan saksi keberadaan kerajaan Singasari dan orang-orang Bali di Lombok pada abad ke-19, dibangun oleh Raja Anak Agung Made Karangasem sekitar tahun 1744. Pura Mayura, merupakan Pura sakral yang dibangun. Nama Mayura diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya “burung merak”. Burung merak dulunya sangat membantu untuk mengusir ular yang kerap kali meresahkan masyarakat saat hendak beribadah di pura.

Terdapat empat pura utama, yaitu pura Agung, pura Semeru, dan pura Rinjani. Pura semeru merupakan pura hasil pencampuran khas jawa.
Share:

0 komentar:

Tigateam.com

Labels